Senin, 21 Mei 2018

#30HariBercerita || Kode Rahasia



Pernah ada sebuah tren unik di SMA saya. Waktu itu, berpuluh-puluh siswa SMA mengganti status Linenya dengan kode-kode rahasia.

Hehe. Iya, kode.

Dan uniknya, tersedia berbagai macam kode untuk berbagai macam kondisi.

Misal, untuk yang sedang kasmaran, bisa memakai kode 30:21.

Untuk yang sedang ujian kenaikan, hobi sekali memakai kode 94:5-6.

Untuk yang sedang galau, biasanya memakai kode 3:139.

Daaaan masih banyak lagi :D

Unik, bukan?
Minggu, 20 Mei 2018

#30HariBercerita || "Teh, beri aku nasihat,"


(sebuah fiksi mini)

"Teh, beri aku nasihat," suatu hari aku, dengan sekelumit pikiranku, mengirim pesan melalui salah satu platform media sosial. Pesan yang ditujukan kepada seseorang yang kukenal kaya akan hikmah.

Pesan itu ceklis dua. Menandakan sudah terkirim dengan sempurna. Tinggal menunggu dibaca.

Sembari menunggu, kutaruh ponsel jauh-jauh. Saat itu kepalaku sudah mumet. Urusanku banyak yang seret. Hati sudah tak karuan. Mulai timbul banyak kegamangan.

Ya, aku merasa sedang jatuh sejatuh-jatuhnya.

Brrt... Brrtt... Ponselku bergetar.

Dua pesan bernotifikasi hijau masuk ke ponselku. "Ada masalah apa, Nis?" kata pesan di baris pertama, "Teteh bisa bantu apa?"

"Beri aku nasihat, Teh. Apa saja. Aku lagi jatuh, Teh. Aku banyak mengacau," tulisku singkat. Langsung ceklis biru, telah dibaca oleh si penerima.

Beberapa detik selanjutnya terlihat bahwa penerima pesan sedang mengetik dengan amat panjang.

Brrt... Brrtt... Ponselku kembali bergetar.
Sabtu, 19 Mei 2018

#30HariBercerita || 4 Dimensi Kebaikan Perempuan


Perempuan itu katanya memiliki 4 dimensi kebaikan, semua dengan panutannya masing-masing.
Jumat, 18 Mei 2018

#30HariBercerita || Pernah Merasa Begini?



Pernah merasa begini?

Di saat kamu lagi insecure sama diri sendiri, tetiba ada yang menawarkan kepercayaan kepada kamu. Entah itu cuma dipinta tolong anterin ke warung sebelah karena katanya kamu selalu ada dan bersedia, dipinta tolong ngefotoin karena katanya angle kamu selalu pas, atau bahkan dipinta jadi sesuatu di kepanitiaan karena katanya kamu mampu berada di sana.

Seketika kamu ngerasa lebih percaya diri.

"Di dunia ini ternyata masih ada yang percaya sama aku ya?" kata girangnya hati.
Selasa, 20 Maret 2018

VALENSI (III)

[masih sebuah imaji]

"Hendak ke mana?" tanyaku parau--pada kamu yang berlalu tanpa ba bi bu.

"Bukan tentangmu. Maaf, kali ini benar-benar bukan," datar, matamu hanya memerhatikan ubin-ubin abu.

"Memang sejak kapan," ujarku tertahan, "sejak kapan sesuatu menjadi tentangku?" akhirnya tanya itu kuputuskan untuk dilontarkan.

Kamu terdiam.

Barangkali memang aku salah mengucapkan. Dan aku menyesal sudah menanyakan.

"Apakah harus ada awal," katamu kemudian, "untuk sesuatu yang tidak memiliki akhir?"

Kamu pergi. Menyisakan aku, langit biru, dan keabsurdan sebuah jawaban.
*

BAGIAN KETIGA: ENERGI KISI

Bagian Sebelumnya:
Minggu, 18 Maret 2018

#Entropi 4 || Menghebat

Pada suatu hari yang biasa-biasa saja. Pukul 7 malam tepatnya, saya mengajar di tempat yang sama, murid yang sama, buku latihan soal yang sama, meja belajar yang sama, ah semua serba sama.

Kemudian ada yang berbeda.

"Ibu, aku mau ngebahas soal ini. Udah agak lama sih, tapi masih bingung," kata murid saya seraya menyodorkan selembar kertas bertuliskan persamaan-persamaan matematika. Nahas memang, di umur semuda ini saya sudah dipanggil ibu di sana. Namun tak apa, pikir saya, bersyukur sajalah masih dipanggil ibu, belum dipanggil nenek ataupun uyut, kan? Hehe #SyukurItuDidatangkan.

"Soal ujian?" tanya saya sambil mengambil lembar yang ia sodorkan. Ditimpali dengan anggukan dari yang bersangkutan. "Coba dikerjakan lagi sama kamu," sambut saya.

Gambar oleh Sami
Sabtu, 17 Maret 2018

[Unsur] Oksigen: Shobahul "Mbakyu" Layli

"Kita itu wanita kondisional. Diajak susah ga nyusahin, diajak berkelas ga malu-maluin," (Shob, 8 Juni 2017)
 *

Tulisan ini mengenai seorang perempuan tangguh yang membuatku selalu tahu kalau persahabatan itu benar-benar nyata dan bukan basa-basi semata.

10 Juni 2017