Pernah merasa begini?
Di saat kamu lagi insecure sama diri sendiri, tetiba ada yang menawarkan kepercayaan kepada kamu. Entah itu cuma dipinta tolong anterin ke warung sebelah karena katanya kamu selalu ada dan bersedia, dipinta tolong ngefotoin karena katanya angle kamu selalu pas, atau bahkan dipinta jadi sesuatu di kepanitiaan karena katanya kamu mampu berada di sana.
Seketika kamu ngerasa lebih percaya diri.
Ah, betapa seringnya kita mengerdilkan diri. Terseok-seok dalam berjalan, kadang membuat kita hendak hengkang dari tujuan. Terseret-seret dalam urusan, kadang membuat kita memperkecil impian. Pun melihat pencapaian orang lain, kok diri mengerdil?
Padahal, mengapa harus mengerdilkan diri? Ketika dahulu kala ada Yang Mahasegala menitipkan kepada kita amanah yang tidak sanggup diemban gunung-gunung. Ketika dahulu kala ada yang mempercayakan--di antara berjuta makhluk-Nya--kitalah yang dipilih untuk menjadi khalifah bumi-Nya.
Mengapa harus mengerdilkan diri? Ketika kata-Nya, kita telah diciptakan dengan sebaik-baiknya penciptaan :)
لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ
(95:4)
Barangkali Allah hendak berkata, "Aku berikan amanah ini kepadamu, karena Aku percaya kamu bisa menunaikan itu,"
Maka apalagi yang dapat lebih membesarkan hati selain kepercayaan dari Illahi?
Ah, selamat dan semangat berbenah, kita!
0 komentar:
Posting Komentar